Sikap 6 Negara Atas Serangan Israel yang Menewaskan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Iran
Tewasnya Ismail Haniyeh membuat sejumlah negara mengambil sikap atas kematian pemimpin Hamas akibat serangan udara.
2.Palestina
Diberitakan Al Jazeera, Rabu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyebut pembunuhan yang dilakukan terhadap Haniyeh adalah tindakan yang pengecut dan berbahaya.
Abbas juga meminta seluruh penduduk Palestina untukk bersatu menghadapi serangan Israel.
Secara terpisah, Hamas menambahkan, tujuan penyerangan Israel adalah untuk mematahkan semangat juang mereka.
Namun, Pejabat Humas Sami Abu Zuhri mengatakan tujuan Israel itu tidak akan tercapai.
"Hamas adalah konsep dan insstitusi, bukan orang. Hamas akan terus melanjutkan langkahnya tanpa menghiraukann menghiraukan mereka yang telah berkorban dan kami yakin untuk menang," tegas Zuhri.
3. Amerika Serikat
Merespons tudingan Iran yang ditujukan kepada negaranya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menekankan bahwa mereka tidak terlibat dalam pembunuhan Ismail Haniyeh.
Amerika Serikat menurutnya hingga saat ini tetap fokus mengupayakan gencatan senjata untuk mengakhiri perang yang berlangsung di Gaza.
"Ini adalah sesuatu yang tidak kami sadari ataupun terlibat di dalamnya. Sangat penting untuk membantu mengakhiri penderitaan warga Palestina di Gaza dan memulangkan para sandera, termasuk warga negara Amerika," ujar Blinken kepada Channel News Asia, saat berkunjung ke Singapura, Rabu.
Saat ditanya dampak pembunuhan Haniyeh, Blinken menjawab dirinya tidak bisa memberikan spekulasi.
4. China
Pemerintah China juga ikut mengecam penyerangan dan pembunuhan terhadap Haniyeh. Diberitakan KompasTV, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian mengatakan tindakan tersebut sangat mengkhawatirkan.
"Kami dengan tegas menentang dan mengutuk segala bentuk tindakan kekerasan, serta kami sangat khawatir tentang potensi peningkatan ketidakstabilan regional akibat insiden ini," papar Lin pada Rabu.
Ia menambahkan, Beijing saat ini juga tengah memantau sitasi di Timur Tengah.
Gencatan Senjata Israel-Iran Hanya Temporer, Diprediksi Bakal Memanas Lagi |
![]() |
---|
Konflik Israel vs Iran Belum Reda, Kemenlu RI: Proses Evakuasi WNI ke Tanah Air Rumit |
![]() |
---|
Kloter Pemulangan WNI dari Wilayah Konflik Iran, 31 Orang Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Hari Ini |
![]() |
---|
Gelombang ke-2 Evakuasi WNI dari Iran, 48 Orang Tiba di Tanah Air Lewat Bandara Soetta |
![]() |
---|
Sosok Mostafa Sadati-Armaki, Ilmuwan Nuklir Iran Terbaru yang Dibunuh Israel, Diduga Sudah Ditarget |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.