Ismail Haniyeh Tewas setelah Kamarnya Ditanam Bom 2 Bulan Lalu dan Diledakkan dari Jarak Jauh

Ismail Haniyeh disebut tewas karena bom yang sebelumnya sudah ditanam di kamarnya di wisma tamu di Iran diledakkan dari jarak jauh.

Editor: Joseph Wesly
Arab News
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh. Tiga putra pemimpin Hamas Ismail Haniyeh tewas dalam serangan udara Israel tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Rabu (10/4/2024). 

Sebelumnya Spekulasi Rudal Israel

Segera setelah kejadian, spekulasi berpusat pada kemungkinan serangan rudal Israel berpresisi menggunakanjet siluman F-35.

Al-Mayadeen, media berita yang berafiliasi dengan Hizbullah, bahkan sebelumnya mengatakan pemimpin Hamas dibunuh dengan rudal yang ditembakkan dari luar Iran, mengutip pernyataan pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya.

Akan tetapi operasi tersebut mengeksploitasi celah keamanan yang memungkinkan bom ditanam dan disembunyikan selama berminggu-minggu.

Meskipun Israel belum secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut, NYT melaporkan bahwa pejabat intelijen Israel telah memberi penjelasan kepada Amerika Serikat dan pemerintah AS dan sekutu lainnya mengenai rincian operasi tersebut.

Namun, Amerika Serikat membantah menerima informasi sebelumnya tentang rencana pembunuhan itu, menurut Menteri Luar Negeri Antony Blinken.

Upacara pemakaman umum untuk Haniyeh diadakan di Teheran pada hari Kamis kemarin.

Banyak pelayat yang memberikan penghormatan terakhir.

Baca juga: Jusuf Kalla dan Hamid Awaluddin Hadiri Pemakaman Ismail Haniyeh Hari Ini di Lusail, Qatar

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memimpin doa untuk Haniyeh, setelah sebelumnya mengancam akan memberikan "hukuman berat" atas pembunuhannya.

Qatar akan menyelenggarakan upacara pemakaman Haniyeh pada hari ini.

Diperkirakan akan dihadiri oleh para pemimpin Arab dan Islam serta perwakilan dari faksi Palestina lainnya dan masyarakat umum, menurut laporan AFP.

Pembunuhan itu terjadi beberapa jam setelah Israel melakukan serangan udara di Beirut, Lebanon, menewaskan Fuad Shukr , seorang komandan militer Hizbullah, sekutu Hamas. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved