Viral BEM Fisip Unair Dibekukan, Diduga Imbas Karangan Bunga untuk Pelantikan Prabowo-Gibran

BEM FISIP Unair dibekukan diduga karena memasang karangan bunga Selasa (22/10/2024) sekira pukul 15.00 WIB, di Taman Barat FISIP.

|
Editor: Joseph Wesly
Dokumen BEM FISIP Unair
Karya seni satire FISIP Unair Surabaya. 

Hal ini termasuk menumbuhkan jiwa kritis dan peka sosial kepada mahasiswa.

"Ada pun janji kami hampir seluruhnya terwujud melalui puluhan program kerja dan agenda yang telah terlaksana dan sedang dilaksanakan. Termasuk pembuatan karya seni satir ini," kata Tuffahati.

Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penguatan internal karena belum ada proses diskusi lebih lanjut dengan Dekan FISIP perihal surat pemberitahuan pembekuan BEM. 

Pihaknya sepakat untuk tidak menyerah dalam memproses keadilan bagi seluruh fungsionaris dan tetap melanjutkan tugasnya sampai waktu demisioner yang telah ditentukan.

"Komunikasi terakhir, konfirmasi besok (Senin, 28/10/2024) ada pertemuan dengan dekan pukul 08.00 WIB," tegasnya.

Kaji Pelanggaran HAM Selama Satu Periode Kepengurusan

Lebih lanjut, Tuffahati Ullayyah mengaku, karya seni satir itu sudah direncanakan secara matang oleh pihaknya melalui Kementerian Politik dan Kajian Strategis.

"Kami sudah merencanakannya 2 minggu menjelang pelantikan presiden,"lanjutnya.

Ia berharap, melalui kajian dan karya seni satire tersebut, mahasiswa bisa belajar untuk menyampaikan kritik secara kreatif.

Penjelasan Dekan FISIP Unair

Dikonfirmasi terpisah Dekan FISIP Unair, Prof Dr Drs Bagong Suyanto MSi enggan berkomentar lebih lanjut dan membenarkan pertemuan dengan BEM FISIP yang direncanakan esok.

"Senin besok konfirmasi dengan media setelah pertemuan dengan BEM," ungkap Bagong.

Sementara itu Presiden BEM Unair, Aulia Thaariq Akbar membenarkan kabar pembekuan tersebut lantaran karangan bunga yang dibuat BEM FISIP. 

Dan pihaknya terus melakukan komunikasi untuk membantu apabila dibutuhkan bantuan advokasi.

"Kami terus komunikasi dengan presBEM (FISIP). Sambil menunggu pertemuan dengan dekan," kata Aulia.  Artikel ini telah tayang di Surya.co.id 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Surya
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved