Kuliner Jakarta

Jadi Favorit Anak Muda, Kerak Telor Milik Hasan Basri di Kota Tua Ternyata Sudah Ada Sejak 1992

Kerak telor milik Hasan Basri ini, telah ada sejak 1992 dan menjadi satu-satunya yang kosisten berjualan di Kota Tua Jakarta.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nure
Kerak telor Hasan merupakan generasi ketiga dari kakeknya dahulu, ia masih menggunakan resep lama yang tak berubah sedikitpun. 

Seporsi kerak telor buatan Hasan dibanderol dengan harga Rp 20.000 untuk telor ayam, dan Rp 25.000 untum telor bebek.

"Tapi kalau kerak telor asli itu telor bebek. Cuma banyak yang nanyain aja telor ayam, jadi diadain," jelas Hasan.

"Dulu harganya masih Rp 500, kalau bebek Rp 750, sekarang ya makin ningkat zaman juga kan udah berubah," imbuhnya.

Adapun pada awal berjualan, lanjut Hasan, kakeknya bernama Sojali mulai berjualan di kawasan Monumen Nasional (Monas).

"Dulu di Monas, zaman ada air mancur joget. Pas tahun 1992 diubah, pindah jualan ke Jakarta Fair, sekarang PRJ (Pekan Raya Jakarta)," ungkap Hasan.

Namun, lambat laun kakek Hasan menyarankan dirinya untuk berjualan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Walhasil, sejak 2010, Hasan konsisten berjualan di kawasan bersejarah tersebut. (m40)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved