Rabu, 8 April 2026

Update Kondisi Kesehatan Paus Fransiskus: Masih Kritis dan Sedikit Membaik

Kini Paus menderita pneumonia di kedua paru-parunya, namun tim dokter tidak akan memberikan prognosis kepada Bapa Suci Paus Fransiskus

Editor: Joseph Wesly
INDONESIA PAPAL VISIT COMMITTEE/ DANU KUSWORO 03-09-2024(KOMPAS/DANU KUSWORO)
UPDATE KONDISI PAUS- Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik sedunia dan Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus tiba di Bandara Soekarno Hatta, Banten, Indonesia, Selasa (3/9/2024). Kondisi Paus masih kritis, Selasa (25/2/2025) namun semakin membaik. 

TRIBUN TANGERANG.COM, VATIKAN- Pemimpin tertinggi umat katolik dunia, Paus Fransiskus kini dalam kondisi kritis. 

Paus kritis berawal dari bronkitisnya yang kambuh, Namun berkembang menjadi pneumonia ganda.

Kini Paus menderita pneumonia di kedua paru-parunya, namun tim dokter tidak akan memberikan prognosis kepada Bapa Suci Paus Fransiskus.

Meski kini kondisinya masih kritis namun sedikit membaik. 

Hal itu diungkapkan Vatikan dalam pernyataan pada Senin (24/2/2025).

Di tengah kekhawatiran global atas kesehatan Paus yang kini berusia 88 tahun itu, Vatikan mengatakan dalam buletin malamnya, "kondisi klinis kritis Bapa Suci menunjukkan sedikit perbaikan".

"Hari ini tidak ada serangan pernapasan asma, beberapa tes laboratorium hasilnya telah membaik," katanya, mencatat Fransiskus telah bekerja pada sore hari usai menerima Ekaristi di pagi hari, dikutip dari kantor berita AFP pada Selasa (25/2/2025).

Pada Senin malam, beberapa ratus umat beriman bergabung dengan puluhan kardinal yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk berdoa rosario.

Doa untuk Fransiskus itu dipimpin oleh sekretaris negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.

Baca juga: Kondisi Terbaru Paus Fransiskus, Sempat Dirumorkan Meninggal Dunia

Paus Fransiskus sakit dan dirawat di RS Gemelli, Roma, Italia sejak 14 Februari 2025 karena kesulitan bernapas, tetapi kondisinya memburuk, dengan bronkitisnya berkembang menjadi pneumonia ganda. 

Oksigen yang telah diberikan dalam beberapa hari terakhir atau pada Senin dengan aliran dan persentase oksigen yang sedikit dikurangi, kata Vatikan.

Namun, Vatikan memperingatkan, mempertimbangkan kompleksitas gambaran klinis, para dokter menolak untuk memutuskan prognosis.

Tim medis Fransiskus mengatakan, perawatan obat yang sedang dijalaninya akan membutuhkan waktu untuk menunjukkan efeknya, dan pada Jumat mereka memperingatkan, Paus akan tetap berada di rumah sakit setidaknya selama seminggu penuh.

Vatikan telah mengeluarkan pembaruan dua kali sehari tentang Paus, dan pada Senin sebelumnya mengatakan, Paus Fransiskus menghabiskan malam yang damai.

Baca juga: Paus Fransiskus Kritis: Alami Masalah Pernafasan Hingga Perlu Oksigen Aliran Tinggi

Sebuah sumber Vatikan menambahkan bahwa Bapa Suci tidak kesakitan, makan seperti biasa dan bahkan dalam suasana hati yang baik. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved