Kesehatan

Praktisi Kesehatan Beri Tips saat Cuaca Panas Ekstrem

jika cuaca panas ekstrem ini bisa membuat imunitas tubuh menjadi kurang baik hingga menyebabkan kematian?

Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Joko Supriyanto
shutterstock
ILUSTRASI CUACA PANAS - Cuaca panas ekstrem yang terjadi belakangan ini, membuat banyak masyarakat spontan melakukan berbagai cara untuk mendinginkan suhu ruang. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Cuaca panas ekstrem yang terjadi belakangan ini, membuat banyak masyarakat spontan melakukan berbagai cara untuk mendinginkan suhu ruang.

Beberapa aksi kocak masyarakat pun diunggah di media sosial, mulai dari mengisi toren pakai es batu, menyalakan banyak kipas, hingga minum air es di cuaca terik siang hari.

Namun, tahukah anda jika cuaca panas ekstrem ini bisa membuat imunitas tubuh menjadi kurang baik hingga menyebabkan kematian?

Menurut Praktisi Kesehatan Masyarakat, Dokter Ngabila Salama, hal itu bisa terjadi lantaran cuaca panas kerap diselingi oleh hujan lebat.

Karena itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama, hindari beraktivitas atau keluar rumah pada pukul 09.00 WIB - 15.00 WIB, terutama untuk kelompok rentan.

Seperti bayi, balita, lansia, ibu hamil, dan orang dengan komorbid.

"Kedua, kalaupun harus terpaksa keluar rumah di atau keluar aktivitas di luar ruangan, pastikan minum tanpa menunggu haus, siapkan minum yang cukup," kata Ngabila kepada Warta Kota, Minggu (19/10/2025).

"Biasanya 2 sampai 3 liter per-hari, saat ini 3 sampai 4 liter per-hari, dan gunakan alat pelindung diri dari ujung kepala sampai dengan ujung kaki," imbuhnya.

Alat pelindung diri itu pun bisa menggunakan yang sederhana. Mulai dari topi ataupun payung, kacamata hitam, masker, bahu berwarna cerah, dan pakaiannya itu yang warna putih atau jangan memakai pakaian yang gelap. 

Di samping itu, Ngabila menyarankan agar masyarakat mengoleskan sunscreen dan body lotion ketika hendak bepergian.

"Jangan minum saat haus, karena kalau saat haus kita minum walaupun satu botol itu akan keluar melalui urine ya. Jadi kita harus minum sedikit-sedikit tapi sering dan terus basahi tenggorokan kita," katanya.

"Yang bagus adalah sekitar 10 gelas ya, masing-masing sekitar 250 cc ya," imbuhnya.

Menurutnya, banyak minum air putih bisa membantu menghindari heat stroke sebab dehidrasi bisa ditekan.

Cuaca panas ekstrem juga dapat memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari dehidrasi, heat exhaustion (kelelahan akibat panas), hingga heat stroke yang bisa berujung pada kematian.

Karena itu, Ngabila mengimbau agar masyarakat diimbau waspada dan memahami langkah pencegahannya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved