Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga Gunakan Remote, Polisi Libatkan Densus 88 dan Puslabfor Polri
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga melibatkan perangkat kendali jarak jauh atau remote.
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Joko Supriyanto
Jumlah tersebut meningkat dari data sebelumnya yang sempat menyebut ada 54 korban.
"Tadi disampaikan oleh Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih tentang jumlah korban. Kami tekankan jumlah korban 96 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Sabtu (8/11/2025) malam.
Dari total korban tersebut, sebanyak 29 orang masih dirawat di sejumlah rumah sakit, sedangkan 67 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang.
"Saat ini yang dirawat berjumlah 29 orang, dengan rincian 14 di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, 14 orang di Rumah Sakit Yarsi, dan satu di Rumah Sakit Pertamina. Sementara 67 orang lainnya sudah pulang ke rumah dalam kondisi lebih baik,” jelas Budi. (m31)
| Viral 68 Anak Indonesia di 18 Provinsi Termasuk Pelajar SMAN 72 Jakarta Terpapar Neo-Nazi |
|
|---|
| Kebakaran Kantor PT Terra Drone Diduga Dipicu Ledakan Baterai, 22 Jenazah Dievakuasi |
|
|---|
| Polisi Periksa Pelaku Ledakan SMAN 72 hingga 3 Kali, Motif Mulai Terungkap |
|
|---|
| Ledakan Mesin Produksi Hebel Kagetkan Warga di Cikupa, Potongan Besi Terpental hingga 500 Meter |
|
|---|
| Permohonan Perlindungan 86 Korban Ledakan SMAN 72 Diterima LPSK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/SMAN-72-Jakarta.jpg)