Partai Politik

Moeldoko Disebut Beri Rp 25 Juta dan Ponsel kepada Ketua DPC Peserta KLB, Kuasa Hukum: Tuduhan Keji

Saat menjadi peserta KLB, Gerald merupakan mantan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kotamobagu.

Editor: Yaspen Martinus
ksp.go.id
Mehbob, kuasa hukum Partai Demokrat mengatakan, Moeldoko turut andil dalam pemberian uang saat kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Maret lalu. 

TRIBUNTANGERANG, JAKARTA - Mehbob, kuasa hukum Partai Demokrat mengatakan, Moeldoko turut andil dalam pemberian uang saat kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Maret lalu.

Mehbob mengungkapkan, hal itu diketahui berdasarkan pernyataan saksi fakta Gerald Pieter Runtuthomas, yang dihadirkan pihaknya dalam sidang lanjutan gugatan yang dilayangkan Demokrat kubu Moeldoko di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Gerald yang merupakan mantan peserta KLB Deli Serdang, kata Mehbob, menyebut Moeldoko turut memberikan uang senilai Rp 25 juta beserta satu unit handphone, kepada para ketua DPC yang mengikuti KLB.

Baca juga: Jadwal Pemilu 2024 Belum Ditetapkan, Pengamat: Pertempuran Antara PDIP dengan Jokowi

"Tadi ada keterangan yang sangat menarik ya dari saksi KLB yang hadir, Saudara Gerald."

"Jadi ada dua kloter keberangkatan, jadi semua yang bukan anggota, yang bukan ketua DPC, yang tidak mempunyai hak suara (di KLB), mereka langsung terbang dari daerahnya masing-masing ke Medan."

"Tetapi kalau ketua DPC, menurut tadi keterangan saksi (Gerald), mereka transit di Jakarta bertemu dengan Pak Moeldoko," ungkap Mehbob saat ditemui awak media di PTUN usai sidang, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Bali Dibuka Lagi untuk Turis Asing, Satgas Covid-19 Bakal Lakukan Evaluasi Tiap Minggu

"Setelah mereka (Ketua DPC) bertemu dengan Moeldoko, mereka diberikan uang sebesar Rp 25 juta dan satu buah handphone," sambungnya.

Saat menjadi peserta KLB, Gerald merupakan mantan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kotamobagu.

Atas hal itu, Mehbob menegaskan, pernyataan Moeldoko yang selama ini mengatakan tidak terlibat dalam pemberian uang kepada para peserta KLB, adalah tidak tepat, sebab penjelasan itu terungkap di persidangan.

Baca juga: Airlangga Hartarto Makin Populer, Golkar Optimistis Tatap Pilpres 2024, Apalagi Tak Ada Petahana

"Jadi kalau Pak Moeldoko bilang selama ini dia tidak terlibat, itu jelas dalam persidangan tadi terungkap," ucapnya.

Mehbob menyebut, uang Rp 25 juta dan satu unit handphone itu merupakan DP 25 persen dari janji yang diberikan oleh penggagas KLB, kepada para Ketua DPC, sebesar Rp 100 juta.

Sisa uang akan diserahkan setelah KLB tersebut dilakukan, kepada 32 Ketua DPC yang jadi peserta KLB.

Baca juga: Partai Demokrat Ungkap Jhoni Allen Marbun Memohon Ingin Kembali ke Kubu AHY

"Jadi mereka setelah bertemu dengan Pak Moeldoko, mereka diberikan uang masing-masing Ketua DPC itu Rp 25 juta sebagai DP 25%, kemudian satu buah handphone."

"Kemudian setelah selesai di KLB Deli Serdang, setiap ketua DPC diberikan Rp 75 juta."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved