Covid 19

Jumlah Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah, Wagub DKI: Imbas Libur Panjang

Jumlah kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta terus bertambah. Dinas Kesehatan DKI mencatat kasus aktif Covid-19 berada di angka 2.214.

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Tribun Tangerang/Yolanda Putri Dewanti
Wakgub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Jumlah kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta terus bertambah dari hari ke hari.

Informasi pada unggahan Pemprov DKI di Instagram @dkijakarta, kasus aktif sudah tembus 2.056.

Sedangkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat kasus aktif Covid-19 berada di angka 2.214.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.000 orang menjalani isolasi mandiri dan 214 lainnya di rawat di rumah sakit rujukan Covid-19.

Baca juga: Dokter Lois Owien Meninggal Dunia, Pernah Diperiksa Polisi Terkait Konten Interaksi Obat Covid

Baca juga: Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah Bicara Stok Darah setelah Kasus Covid-19 Melandai

Adapun total kasus Covid-19 sejak awal pandemi di DKI Jakarta sudah menembus angka 1.253.197 kasus.

Untuk mencegah semakin meroketnya kasus Covid-19, Pemprov DKI mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan.

Masyarakat pun diajak untuk menjalankan pola hidup sehat demi menjaga imunitas tubuh.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) dan Dinas Kesehatan DKI angkat bicara soal penyebab naiknya kasus aktif Covid-19 di tengah munculnya Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes DKI Dwi Oktavia mengatakan, ada beberapa faktor yang jadi penyebab kasus Covid-19 melonjak lagi di Jakarta.

Satu di antaranya karena tingginya mobilitas warga setelah pemerintah melonggarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seiring melandaikan kasus Covid-19 beberapa bulan terakhir.

"Ini multi faktor ya, mulai dari orang sudah banyak yang melakukan mobilitas, melonggarkan disiplin prokes," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (13/6/2022).

Kondisi ini pun diperparah dengan semakin menurunnya tingkat kesadaran masyarakat untuk tetap menjalani protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Corona, khususnya penggunaan masker.

Dwi menilai, masyarakat kini seolah menganggap Covid-19 sudah tak ada lagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved