Wirausaha

Muhammad Fajapik Tekuni Usaha Pembuatan Arang dari Batok Kelapa, Raup Untung saat Idul Adha

Limbah buah kelapa bisa menjadi uang dan memberi kehidupan bagi Fajapik. Dia mengolah batok kelapa menjadi arang yang bernilai ekonomis.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Muhammad Fajapik saat mengolah batok kelapa di dalam drum diubah menjadi arang. Bisnis penjualan arang batok kelapa meningkat menjelang Lebaran Idul Adha. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Muhammad Fajapik baru saja menuangkan satu karung batok kelapa ke amparan di bawah tenda untuk dikeringkan.

Pria yang akrab disapa Fajapik itu membuka wirausaha membuat dan menjual arang dari batok kelapa.

Batok kelapa yang belum diolah itu dia beli seharga Rp 20.000-an per karung dari pasar.

Dia mengeluarkan batok kelapa dari karung dan dihamparkan di atas alas untuk dikeringkan.

Kemudian, batok kelapa itu akan menjalani proses pembakaran.

Sebelum dijadikan arang melalui proses pembakarang, batok kelapa itu dikeringkan selama satu hari.

Setelah batok kelapa kering, dia memasukkannya ke dalam drum untuk dibakar. Bahan bakarnya karet atau bensin.

Setelah batok kelapa itu menyusut, dia akan menambahkan batok kelapa lainnya hingga drum kembali terisi penuh.

Saat batok kelapa sudah menjadi arang, dia menutupnya menggunakan abu dan didinginkan.

Baca juga: Ibnu Jamil dan Ririn Ekawati Bisnis Kuliner, Suami Urusan Manajemen Istri Urusan Dapur

Baca juga: Gurita Bisnis Bandar Sabu, dari Bonpis Sampai Ciputat dan Balaraja

Butuh waktu delapan jam untuk mengubah batok kelapa menjadi arang.

Satu drum bisa menghasilkan empat karung arang dan dia memiliki empat drum.

Sebelumnya, Fajapik bekerja sebagai karyawan swasta. Tidak pernah terpikir dalam benaknya mengolah batok kelapa menjadi arang sebagai bisnisnya.

Namun, pengurangan karyawan di kantornya akibat pandemi Covid-19, dia harus tetap bekerja untuk menghidupi dirinya dan keluarganya.

Lantas, dia mulai menekuni membuat arang dari batok kelapa beberapa bulan ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved