Penganiayaan

Laksamana Yudo Margono Ancam Pecat Prajurit TNI AL yang Aniaya Juniornya Hingga Tewas di Sorong

TNI Angkatan Laut (AL) memastikan akan memecat prajurit yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap Sandi Darmawan (21) hingga tewas.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Laksamana Yudo Margono Ancam Pecat Prajurit TNI AL yang Aniaya Juniornya hingga Tewas di Sorong, Papua 

TRIBUNTANGERANG.COM, TELUKNAGA - TNI Angkatan Laut (AL) memastikan akan memecat prajurit yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap Sandi Darmawan (21) hingga tewas.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.


Yudo mengatakan, kasus tewasnya Sandi Darmawan yang berpangkat Prada tersebut kini tengah didalami oleh Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).


Akibatnya, 6 orang anggota TNI AL yang diduga melakukan penganiayaan terhadap juniornya hingga tewas itu kini telah menjalani pemeriksaan.

"Sudah kita lakukan proses hukum langsung di Puspomal," ujar Laksamana TNI Yudo Margono kepada awak media, Selasa (26/7/2022).

"Sudah 6 orang yang sedang kita periksa jumlahnya," sambungnya.

Menurutnya, kasus penganiayaan terhadap Prada Sandi Darmawan merupakan suatu penganiayaan berat. 

Baca juga: 3 Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Pemuda di Pamulang Masih Dibawah Umur

Baca juga: Hasil Autopsi Ulang Jenazah Brigadir Yosua Diserahkan ke Polisi, Bukan kepada Keluarga

Oleh karena itu, ancaman pemecatan terhadap anggota TNI yang terbukti melakukan penganiayaan tersebut akan dilakukan.

"Kita masih jalani proses hukum dulu, karena ini kasusnya (adalah) penganiayaan berat, di itu pasti akan ada yang dipecat," kata dia.

"Memukuli itu suatu tindakan penganiayaan berat, baik terhadap juniornya ataupun masyarakat dan itu fatal akibatnya, karena masuk ranah pidana," jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved