Pilpres 2024

Tanggapan Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud Usai Gibran Jadi Cawapres Pendamping Prabowo

Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres beginilah respon Anies-Cak Imin, dan Ganjar Mahfud MD.

Editor: Joko Supriyanto
wartakotalive.com/M32
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di DPP Partai Golkar Sabtu (21/10/2023). 

TRIBUNTANGERANG.COM - Putra Sulung Presiden Joko Widodo alias Jokowi, Gibran Rakabuming Raka resmi diumumkan sebagai bakal cawapres pendamping Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Bakal calon presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Hal itu disampaikan oleh Prabowo Subianto di kediaman Jalan Kertanegara No IV, Jakarta Selatan, Minggu (22/10/2023) malam. 

"Kita telah berembuk secara final secara konsensus, seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai presiden KIM, untuk 2024-2029, dan saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres dari KIM," kata Prabowo.

Nama Gibran untuk maju di Pilpres 2024 ini menjadi sorotan publik dan menuai polemik di masyarakat, bahkan banyak yang tidak suka Gibran ikut dalam Pilpres.

Lalu bagaimana tanggapan para Capres dan Cawapres lainnya seperti Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud terkait Gibran Rakabuming Raka kini ditunjuk sebagai Cawapres Prabowo Subianto

Bakal Capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan mengatakan pihaknya akan menghormati terkait apapun keputusan pihak lain yang akan berkompetisi dalam Pilpres 2024, termasuk soal duet Prabowo-Gibran.

Baca juga: Sosiolog Musni Umar Bandingkan Massa Pendukung Anies dan Ganjar Saat ke KPU: Bagai Bumi dan Langit

Anies tak ambil pusing dengan adanya manuver politik Gibran yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Anies bersama timnya lebih baik fokus menyiapkan kampanye untuk memenangkan Pilpres 2024.

"Tugas kami adalah memastikan koalisi kita. Menyiapkan semua sarana prasarana untuk pemenangan. Mulai dari visi, misi, dan kerja kampanye, itu bagian kami. Jadi siapapun yang ditetapkan kita hormati," ujar Anies di Eternity Coffee, Kapanewon Depok, Sleman, Minggu (22/10/2023).

Pasangan Bacapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di RSPAD Gatot Subroto saat jalani tes kesehatan syarat Pilpres
Pasangan Bacapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di RSPAD Gatot Subroto saat jalani tes kesehatan syarat Pilpres (twitter @Aniesbaswedan)

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut tidak ada pihak yang diuntungkan maupun dirugikan jika Gibran diusung menjadi cawapres Prabowo.

Terpenting bagi Anies adalah tahapan Pemilu yang berjalan secara adil dan profesional.

"Tidak ada yang menguntungkan dan tidak diuntungkan, yang penting proses Pemilu berjalan dengan profesional, jujur, penyelenggaranya berimbang, penyelenggara netral," kata Anies.

Baca juga: Prabowo Umumkan Gibran Rakabuming Raka Jadi Cawapres, Parpol Koalisi Indonesia Maju Mengamini

Baca juga: Fakta Prabowo Menang Pilpres 2019 di Banten, Inilah Kota dan Kabupaten Penyumbang Suara Terbanyak

Berbeda dengan Anies, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku yakin bisa memenangkan Pilpres 2024.

Karena menurut Cak Imin, tidak ada lawan yang berat bagi AMIN (Anies -Cak Imin), termasuk jika Gibran jadi Cawapres Prabowo.

"Bagi Amin (Anies dan Muhaimin) tidak ada yang berat karena Amin yakin menang," ujar Cak Imin.

Sementara itu, mengenai isu dinasti politik yang menjerat keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi), Cak Imin enggan memberikan tanggapan secara gamblang.

Bagaimanapun, jika Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Jokowi terpilih sebagai cawapres Prabowo, sentimen mengenai dinasti politik di Indonesia akan menguat.

Ia hanya mengatakan, sebagai pesaing dalam Pilpres 2024 mendatang, ia tidak berhak mengomentari sentimen negatif itu.

"Silakan rakyat menilai, saya sebagai kompetitor tidak berhak menilai," kata Cak Imin.

Baca juga: Gibran Jadi Cawapres, Ekonom Prihatin Politik Dinasti Lebih Penting Ketimbang Transformasi Ekonomi

Cak Imin juga menganggap wajar sikap Presiden Jokowi yang memberikan doa dan restu kepada anaknya untuk melenggang ke panggung Pilpres 2024.

"Ya wajar orangtua merestui, sangat wajar," ucapnya.

Sementara itu bakal calon presiden PDIP, Ganjar Pranowo mengatakan semua orang termasuk Gibran memiliki hak untuk maju dalam Pilpres 2024.

"Semua warga negara punya hak untuk ikut serta dalam sebuah kontestasi. Jadi selamat, mudah-mudahan kita akan bertanding, fair, sehat dan menyenangkan," kata Ganjar di Media Center Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden, Jakarta, Minggu (22/10/2023).

Pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyatakan siap menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakpus, Minggu (22/10/2023).
Pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyatakan siap menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakpus, Minggu (22/10/2023). (TribunTangerang.com/Yolanda Putri Dewanti)

Gibran Rakabuming diketahui tercatat sebagai kader PDIP dan sempat diusulkan masuk dalam TPN Ganjar-Mahfud.

Ganjar sebagai sesama kader PDIP mengaku dirinya belum berkomunikasi dengan Walikota kota Solo tersebut hingga saat ini.

"Saya belum, belum (berkomunikasi)," ucapnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Dukung Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Bakal Bersaing Lawan Ganjar-Mahfud MD

Sementara calon Wakil Presiden Mahfud MD, Menkopolhukam itu hanya menjawab singkat terkait duet Prabowo-Gibran.

Ia hanya mengucapkan selamat bertanding untuk Gibran Rakabuming.

"Selamat bertanding," kata Mahfud.

(Tribunnews.com/Adi Suhendi)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved