Berita Daerah

Pengakuan Aipda IR Intimidasi Pencari Bekicot Agar Mengaku Mencuri: Ternyata Korban Salah Tangkap

Kini terungkap alasan Aipda IR mengintimidasi pencari bekicot, dan mencekik meminta mengaku pencuri hingga videonya pun viral di media sosial.

Editor: Joko Supriyanto
DOKUMENTASI PRIBADI WARGA
SALAH TANGKAP : Pencari bekicot di Grobogan menjadi korban salah tangkap polisi. Ia mengalami kekerasan fisik dan mental meski tak terbukti mencuri. 

"Saya benar-benar tidak tahu apa-apa," ujar Kusyanto mengenang kejadian itu, dikutip dari TribunJateng.com.

Baca juga: Viral, Pencuri di Sulteng Nekat Sandera Lansia Pakai Sajam Usai Aksinya Kepergok Warga

Setibanya di Polsek Geyer dan dilakukan penyelidikan, pihak kepolisian tidak menemukan adanya bukti yang menunjukkan Kusyanto sebagai pelaku pencurian.

"Hasil penyidikan kami menyatakan Kusyanto tidak bersalah. Tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak memiliki dasar yang kuat."

"Kami menyesalkan tindakan berlebihan yang dilakukan oleh anggota kami," ucap seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Pada malam itu juga, Kusyanto dipulangkan ke rumahnya dengan disaksikan oleh perangkat desa.

Namun, rasa malu, trauma, dan ketakutan masih menghantuinya hingga kini.

Atas kejadian yang menimpanya, Kusyanto ingin Aipda IR meminta maaf langsung kepadanya.

"Saya hanya ingin polisi itu meminta maaf langsung kepada saya dan nama baik saya dipulihkan."

"Saya merasa dipermalukan, sakit hati dan takut keluar rumah," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved