Toko Seragam di Kabupaten Tangerang Diburu Jelang Tahun Ajaran Baru, Pedagang: Omzet Naik 15 Persen

toko perlengkapan sekolah yang tersebar di Pasar Gudang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi primadona untuk berbelanja kebutuhan sekolah.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
SERAGAM SEKOLAH - Menjelang tahun ajaran baru 2025/2026 para orangtua mulai memadati toko perlengkapan sekolah. Banyak yang dipersiapkan orangtua dalam menyambut semester baru ini, salah satunya membeli seragam sekolah baru. Kehadiran toko perlengkapan sekolah yang tersebar di Pasar Gudang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi primadona untuk berbelanja kebutuhan sekolah, Jumat (4/72/2025). (Tribuntangerang.com/Nurmahadi)  

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Menjelang tahun ajaran baru 2025/2026 para orangtua mulai memadati toko perlengkapan sekolah.

Banyak yang dipersiapkan orangtua dalam menyambut semester baru ini, salah satunya membeli seragam sekolah baru. 

Kehadiran toko perlengkapan sekolah yang tersebar di Pasar Gudang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi primadona untuk berbelanja kebutuhan sekolah. 

Para orangtua dan anaknya datang silih berganti membuat penjualan perlengkapan sekolah meningkat pesat dari hari biasanya. 

Seperti yang disampaikan Apriansyah, seorang pedagang seragam sekolah di Pasar Gudang, Tigaraksa saat diwawancarai, Jumat (4/7/2025). 

Dia mengatakan dibanding tahun sebelumnya omzet penjulan seragam menjelang tahun ajaran baru 2025/2026 meningkat hingga 15 persen dari hari biasanya. 

"Alhamdulillah ada peningkatan, kurang lebih 15 persen, untuk omzet per harinya mungkin bisa sampai Rp 5.000.000," katanya. 

Apriansyah menuturkan seragam yang paling jadi incaran pembeli adalah seragam Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan seragam pesantren. 

Baca juga: Jadwal Masuk Sekolah Ajaran Baru 2025 untuk Wilayah Tangsel, Kota dan Kabupaten Tangerang

Peningkatan omzet penjualan juga dirasakan pedagang seragam lainnya, Rizky. 

Dia menjelaskan meski seragam sekolah mengalami kenaikan harga dari Rp 150.000 menjadi Rp 180.000 untuk satu stelnya, tetap tak menurunkan omzet penjualan. 

"Alhamdulillah sudah mulai ada peningkatan omzet. Dibandingkan tahun kemarin, tahun ini udah mulai kelihatan sekitar 80 persen-an," ungkapnya. 

Di samping itu seorang pembeli, Suaeni mengatakan seragam yang dibelinya meliputi seragam sekolah dasar hingga seragam pramuka. 

Dibanding membeli secara online, Suaeni lebih memilih membeli seragam sekolah secara langsung. 

Selain harganya yang cukup terjangkau, lokasi toko seragam juga tak jauh dari rumahnya. 

"Kalau di sini kan enak lihat bahannya langsung, walaupun agak mahal dikit ya, kalau di online enggak bisa ngeraba kan bahannya gitu," ungkapnya. (m41) 

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved