Bandara

Sejak Awal Tahun 2022, 5 WNA Dideportasi dan Tolak 63 WNA Melalui Bandara Soekarno Hatta

Lima WNA yang dideportasi dari Indonesia tersebut berasal dari empat negara berbeda yakni 2 WNA asal Inggris.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Ilustrasi Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Sejak awal Tahun 2022, lima warga negara asing dideportasi dari Indonesia, dua di antaranya dari Inggris. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mendeportasi 5 Warga Negara Asing (WNA) sejak awal tahun 2022.

WNA yang dideportasi dari Indonesia tersebut berasal dari empat negara berbeda yakni 2 WNA asal Inggris.

Sedang yang lain  berasal dari Jerman, Australia dan Brasil.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Romi Yudianto mengatakan, 4 dari 5 WNA itu dideportasi dari Indonesia karena tebukti melakukan penyalahgunaan izin tinggal.

Mereka overstay atau tinggal melebihi masa Izin Tinggal sesuai Pasal 78 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

"Sedangkan jenis pelanggaran yang dilakukan oleh satu orang WNA lainnya itu adalah kepemilikan paspor ganda," ujar Romi Yudianto seperti dikutip dari keterangan resmi, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Sejak Akhir Tahun 2021, Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Tolak 22 WNA Masuk Ke Indonesia

Baca juga: 62.747 Orang Keluar Masuk Indonesia Lewat Bandara Internasional Soekarno Hatta dalam 12 Hari Ini

Paspor ganda itutercantum dalam pasal 23 Huruf H Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan.

Romi menambahkan, pihaknya juga melakukan penolakan terhadap 63 orang WNA yang ingin masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Lima negara asal WNA yang paling banyak ditolak itu berasal dari Inggris, Perancis, Nigeria, Bangladesh dan Filiphina.

"Penumpang WNA yang kita tolak masuk ke Indonesia tersebut berasal dari 25 negara. Di antaranya 10 WNA asal Inggris, 7 WNA dari Perancis, Nigeria ada 6 WNA, dari Bangladesh 6 WNA dan Filipina ada 4 WNA," kata dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved