Menkeu Dijemput Alphard di Apron
Heboh Alphard Jemput Sri Mulyani di Apron Bandara Soekarno-Hatta, Diklaim Sudah Sesuai SOP
Foto mobil Alphard masuk ke apron Bandara Soekarno-Hatta untuk menjemput penumpang, viral di media sosial.
Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Penjelasan bahwa apron harus steril sesuai aturan undang-undang tersebut dijelaskan oleh Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menanggapi peristiwa penumpang menerobos ke apron Bandara Supadio Pontianak, Kalbar, November 2005.
Kejadian calon penumpang pesawat menerobos apron bandara juga memperburuk citra Indonesia di mata International Civil Aviation Organization (ICAO).
Peristiwa penumpang pesawat menerobos apron terjadi di Bandara Supadio 21 November 2015.
Penumpang tersebut menerobos apron lalu mengadang pesawat Lion Air tujuan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.
Aksi tersebut segera dihentikan oleh petugas keamanan bandara.
Menanggapi kejadian tersebut, pakar penerbangan Rendy Sasmita Adji Wibowo juga mempertanyakan kronologi penumpang pesawat bisa memasuki wilayah steril bandara hingga mengadang pesawat.
Dalam dunia penerbangan, menurut Rendy, keamanan merupakan isu yang sangat penting sehingga semuanya haruslah dilakukan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Menurutnya, tidak mungkin penumpang bisa melintasi daerah steril tanpa ada kesengajaan dan pembiaran dari petugas.
"Kalau kita hendak naik pesawat, untuk sampai di apron selalu dijaga oleh petugas, baik petugas maskapai maupun petugas bandara," katanya.
"Begitu melenceng sedikit, pasti ditegur. Tapi kejadian ini aneh, mengapa penumpang bisa berada di apron tanpa ada petugas yang mengingatkan," kata Rendy Sasmita dikutip dari Warta Kota, Oktober 2015.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.