Pagar Laut di Tangerang

6 Fakta Pagar Laut di Kabupaten Tangerang yang Bikin Nelayan Mengeluh, Pemiliknya Misterius

Beredar rumor pagar itu sengaja dipasang untuk memudahkan suatu proyek tertentu yang kini belum diketahui kejelasannya.

|
Editor: Joseph Wesly
Ombudsman
Pagar Laut di Kabupaten Tangerang. 

Banyak pihak mempertanyakan tujuan di balik pemasangan pagar ini, mengingat struktur dan ukurannya yang tidak biasa. 

Baca juga: Viral Pagar Laut Sepanjang 30 Kilometer di Laut Tangerang, Pemerintah Tak Tahu Pemiliknya

Kepala DKP Banten, Eli Susiyanti, menegaskan bahwa pagar tersebut tidak memiliki izin resmi. 

Selain itu, tidak ada rekomendasi dari camat atau kepala desa setempat terkait pemagaran ini, sehingga memunculkan spekulasi adanya pelanggaran hukum. 

Struktur Pagar Laut di Tangerang Dibuat seperti Labirin

Pagar misterius ini terbuat dari bambu dengan struktur yang dilengkapi anyaman bambu, paranet, dan pemberat berupa karung berisi pasir.

Kepala DKP Banten, Eli Susiyanti, menyebut ketinggian pagar rata-rata mencapai enam meter. Selain itu, pagar ini dirancang dengan pintu setiap 400 meter untuk memungkinkan perahu masuk.

Berdasarkan temuan di lapangan, pagar ini memiliki struktur berlapis yang membuatnya menyerupai labirin.

"Pagar tersebut berbentuk seperti labirin," ungkap Fadli Afriadi.

Di dalam area pagar, nelayan akan menemukan kotak-kotak tambahan yang lebih sederhana.

Dampak pada Nelayan Lokal

Keberadaan pagar laut Tangerang ini telah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama nelayan. 

Banyak nelayan merasa dirugikan karena area tempat mereka biasa mencari ikan kini tertutup oleh pagar laut tersebut

"Tidak sesuai dengan prinsip bahwa laut itu kan terbuka, enggak boleh tertutup," tegas Fadli. Di kawasan ini, terdapat sekitar 3.888 nelayan dan 502 pembudi daya yang bergantung pada laut untuk mata pencaharian mereka.

Keberadaan pagar ini berpotensi mengancam keberlanjutan ekonomi mereka.

Masalah Izin dan Investigasi

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved