Berita Daerah

VIDEO Bos Warteg Rudapaksa Karyawatinya yang Masih di Bawah Umur di Cikarang, Viral

Tak terlihat bentangan garis polisi yang terpasang di depan halaman warteg. Kondisi jalanan sepi pada Jumat (11/2/2022) siang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Hertanto Soebijoto
Youtube/WartaKota
Warteg di Cikarang Baru, Kabupaten Bekasi yang viral akibat kasus rudapaksa bos kepada anak buah yang masih di bawah umur sudah tiga hari tutup. 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIKARANG UTARA -- Belakangan ini warganet dihebohkan atas kasus bos warteg yang merudapaksa anak buahnya yang masih di bawah umur di Cikarang Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Minggu (6/2/2022).

Peristiwa asudila tersebut baru viral di media sosial pada Kamis (10/2/2022)  sehingga membuat warganet geram.

Terlihat dalam video,  korban berinisial SYN (17) jatuh pingsan di depan warteg, sedangkan pelaku EW tengah diinterogasi warga dan dihakimi sejumlah oknum warga yang emosi.

Video: Gegara Bos Rudapaksa Karyawatinya yang Masih di Bawah Umur, Warteg Viral di Cikarang Ditutup

Saat disambangi Warta Kota, warteg waralaba tersebut telah ditutup. Tak ada lagi aktivitas sejak peristiwa rudapaksa yang menimpa anak di bawah umur itu, terjadi.

Tak terlihat pula garis kepolisian yang terpasang di depan halaman warteg. Kondisi jalanan pun sepi pada Jumat (11/2/2022) siang ini.

Seorang warga sekitar bernama Dian (40) membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di lokasi pada Minggu lalu.

Baca juga: BEJAT! Petani di Solok Sumbar Tega Rudapaksa 4 Kali Anak Tirinya di Semak-semak, Mengaku karena Ini

Baca juga: Polisi Tangkap Driver Gocar yang Rudapaksa Perawat Klinik di Bogor, Pelaku Mengaku Suka Sama Suka

Bahkan, Dian mengaku sempat ikut memarahi pelaku akibat geram karena EW tega merudapaksa anak buahnya.

"Saya ada di dalam warteg waktu itu. Saya omelin itu pelakunya, bukan apa-apa, karena saya juga punya anak perempuan. Gimana perasanya gitu saya sebagai seorang ibu," kata Dian di lokasi.

Dian mengatakan sejak EW dibawa masyarakat ke rumah sakit usai berupaya mengakhiri hidupnya, praktis tak ada aktivitas di warteg tersebut.

Hal itu dikarenakan tak ada lagi pegawai yang bertugas memasak dan melayani para pelanggan selain EW dan SYN.

Baca juga: Polisi Belum Terima Laporan Perawat yang Kabarnya Dirudapaksa Sopir Taksi Online

"Tutup sejak Minggu, enggak ada pegawainya yang gantiin, karena kan memang berdua saja di sana," ungkapnya.

Ia menambahkan sebelum SYN bekerja sekira sebulan yang lalu, EW didampingi istrinya menjaga warteg tersebut. Namun istrinya pulang kampung 10 hari sebelum peristiwa rudapaksa terjadi.

"Tadinya sih ada istrinya, terus dia pulang. Jadinya berdua doang pelaku sama korban. Pulang kampungnya juga paling 10 hari sebelum kejadian, enggak lama kok," kata Dian.

Sebelumnya, seorang pengelola warteg di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, berinisial EW diduga memperkosa wanita berinisial SYN yang tak lain merupakan anak buahnya sendiri.

Baca juga: Viral Media Sosial Perawat Dirudapaksa Sopir Taksi Online di Siang Hari, Begini Tanggapannya

Aksi bejat EW diketahui oleh kerabat korban yang kemudian memanggil warga di sekitar lokasi kejadian, yakni Perumahan Cikarang Baru, Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara.

Ketika disambangi setelah terjadi rudapaksa, pelaku sempat hendak mengakhiri hidupnya sendiri.

"Ya pelaku sempat mau bunuh diri," kata Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Mustakim saat dikonfirmasi, Kamis (10/2/2022). (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved