TOPIK
Diplomat Muda Tewas
-
Setelah polisi menemukan sidik jari di lakban yang melilit kepalanya, kini polisi mengungkap fakta baru
-
perkembangan terbaru dalam kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP) masih jadi perhatian.
-
Sebelum ditemukan meninggal, Arya sempat terlihat membawa kantong kresek dalam rekaman CCTV pada Senin (7/7/2025) pukul 23.23 WIB.
-
Temuan itu didapat usai Kompolnas mengunjungi keluarga korban di Yogyakarta, dan akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan ke TKP.
-
Reza Indragiri menyatakan bahwa meski hanya ditemukan satu sidik jari di kasus kematian Arya Daru, kemungkinan karena dibunuh tetap terbuka
-
Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini perihal penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru.
-
Tepat 10 hari kematiannya, penyebab tewasnya Arya Daru belum dibeberkan oleh pihak kepolisian
-
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto meminta waktu sepekan untuk menuntaskan penyelidikan soal penyebab kematian warga Yogyakarta itu
-
Dia ditemukan tewas dengan kepala dilakban. Tubuhnya ditutup dengan selimut biru dongker
-
Arya setiap hari menyempatkan diri menghubungi istri dan anaknya lewat sambungan telepon
-
Pakar psikologi forensik Reza Indragiri mengungkap empat kemungkinan penyebab kematian Arya yang berkaitan dengan asfiksia atau kekurangan oksigen.
-
Kini terungkap aktivitas yang dilakukannya sesaat sebelum pulang ke Indekos dan ditemukan tewas
-
Bagaimana tidak, korban meninggal dengan kepala dilakban, pada Selasa (8/7/2025). Lakban kuning terlihat menutup seluruh bagian kepalanya
-
Dia tewas di dengan posisi terbaring di atas kasur dengan kepala dilakban. Tubuhnya juga ditutupi oleh selimut berwarna biru dongker.
-
Kematian Diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (39) masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.
-
Menurut Andi, Siswanto kerap curhat belakangan ini akibat janggalnya kematian ADP. Sebab, dirinya merupakan salah seseorang yang kerap diperiksa.
-
Polisi masih melakukan pemeriksaan forensik terhadap bukti-bukti yang sudah dikumpulkan oleh polisi
-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan respons perihal kematan seorang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bernama Arya Daru Pangayunan
-
Hingga empat hari kematiannya, Polisi belum berhasil mengungkap penyebab tewasnya alumnus HI UGM tersebut
-
Ada dugaan bahwa korban tewas karena melakukan bunuh diri. Dugaan itu muncul karena ada sidik jari di lakban yang melilit kepala korban.
-
Selain itu tubuhnya juga ditutupi selimut. Kematian yang tidak wajar ini membuat polisi melakukan pemerikaan forensik terhadap korban
-
Namun Kriminilog UI Andrianus Meliala menduga diplomat muda itu tewas karena bunuh diri
-
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Sigit Karyono mengatakan pihaknya masih menelusuri kematian diplomat muda berinisial ADP (39).
-
Pintu dikunci dari dalam, sidik jari di lakban hingga tidak ada benda hilang membuat dugaan semakin kuat akan adanya tindakan bunuh diri
-
Kematiannya menyisakan tanya. Pasalnya ASN Kemenlu ini tewas dengan kondisi janggal
-
Polisi masih menyelidiki kematian ASN Kementerian Luar Negeri tersebut sekaligus penyebabnya tewasnya alumnus HI UGM itu